Pages

Kamis, 13 Maret 2014

Mencintai seperti Samudra

Semalam, kita seperti muara, pada titik pertemuan antara hijau cokelat air sungai dan biru bersepuh busa putih air laut. Kita menderas sembari terus mendaras kenyataan perasaan yang tak pernah pudar.

Tak bisa memberimu apa-apa selain hati yang diniatkan terus melapang seluas samudra. Karena mencintai tak pernah tentang duduk geming di bangku taman. Mencintai selamanya tentang bersisian meniti hari-hari yang kadang panas terik tak jarang dingin gigil.

Pada akhir hari, mari berdoa agar Sang Digdaya melimpahi kita dengan tenteram dan jalan terang. 

Sabtu, 08 Maret 2014

Day 9: Pair of Wings

Dear Sa,
If I have a pair of wings, I'll fly you away by my self, right to Aramis House, right to my hug. Never easy, couldnt reach you hours, days. Just wishes and prays. The way I communicate, right to your heart, where our loves live and beating.


rindu,
AR

Jumat, 07 Maret 2014

Day 8: You, My Reason

Dear Sa,
Ada kalanya, alasan absen menemani hari-hariku terdahulu. Alasan untuk bertumbuh, alasan untuk berlari mengejar kereta angin mimpi, alasan untuk bertahan dan tersenyum.

Kurasa, setiap manusia pernah mengalami momen itu. Momen menikmati hidup tanpa banyak berpikir ke belakang, juga ke depan.

Kurasa, itu karena masih ada ruang dalam hati yang enggan dibuka. Hanya ingin dinikmati tanpa teman. Aku tak lagi mau serupa itu.

Menata kata-kata di layar komputer malam ini, membuatku teringat alasan lain aku melakukannya. Bukan sekadar karena cintaku pada dunia ini, pada Tuhanku yang meletupkan sihir ke dalam jemariku, melainkan juga karena inginku membubuhkan namamu di dalam karya terbaruku. Dan, mengingat itu membuatku menulis dengan tersenyum. 

Aku ingin, menjadi pemetik ide yang bergantungan di sela-sela rambut ikalmu yang keperakan, di antara gurat-gurat mata cokelatmu yang lelah, di sisa-sisa kecupmu di pipi kananku, di rajahmu yang kerap kuusap lembut. Di dalam semua tentangmu.

Izinkan aku.


bilakah dekapmu kembali menggulung tubuh mungilku?
Ar


Kamis, 06 Maret 2014

Day 7: Klepto Thing

Dear Sa,

Hows life there? Bermimpikah juga tentangku malam tadi? Hingga kau terbangun pada awal hari. Aku masih mengikuti waktumu, tak bisa lelap berhari-hari, cuma sekitar 2-3 jam saja. Rindumu sudah memadati kedua saku? Aku juga.

Hari-hari belakangan ini aneh, penuh masalah ganjil. Dan hari ini aku berhadapan dengan kleptomania di kantor. Oh lala. Masalah macam apa ini. Aku terlelap cukup lama di meja kantor tadi, pelupuk memberat minta perhatian ekstra. Pekerjaan semakin memadat, ditambah rindu yang menyesak. Pulang nanti, kita beli kue yah. Aku mau red velvet atau blackforest. XOXO.

Come home soon.

merindumu,
AR